Elementor #1464

Millenial vs Kolonial

“Ekspektasi tuntutan jaman”
 

Langit cerah di Kamis 03 September 2020, kantor Dinas Inspektorat tampak sibuk, beberapa ASN Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mondar-mandir dengan menjinjing laptop di tangan kanan dan setumpuk dokumen di tangan kiri.  Beberapa lain masuk keluar ruangan aula yang ber AC itu.

Hari itu pula Bupati Kepulauan Talaud dr. Elly Engelbert Lasut, Wakil Bupati Drs. Moktar Parapaga dan Sekretaris daerah Ir. Adolf Binilang akan meninjau dan mengevaluasi sejauh mana kesiapan OPD Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Talaud menjawab pengelolaan informasi pemerintahan berbasis website.

Yang teramat sibuk terlihat para ASN Dinas Kominfotik Kabupaten Kepulauan Talaud.  Ada meja dan kursi yang sengaja ditempatkan didepan gerbang ruang aula. Terlihat buku daftar tamu, sesekali terlihat ASN yang dicegat dengan rasa hormat, untuk tidak lupa mengisi buku daftar tamu oleh petugas dari Dinias Kominfotik, yang kalau saya singkat (gurauan) menjadi DISKOTIK = Dinas Kominfo dan Statistik (hehehehe…).  Tampaknya lebih keren, tapi ahh…kita tentu akan terlihat tidak beretika…

Saya sengaja menengok ke dalam ruangan aula…kursi sudah penuh, sepi…, yang terdengar hanya suara ketukan tuts keyboard laptop yang silih berganti.  Semua sibuk dengan laptop masing-masing.  Disudut ruangan saya melihat seorang operator yang sedikit santai.  “Bro…so klar…?” saya menyapanya.  Sedikit kaget dia menegakkan duduknya.  Sebentar terlihat kaget, setelah loading… #*$***#$%**+#…..(hehehe) senyumnya baru terlihat.  “bekeng kage le bapak” katanya sambal menarik nafas.

Jelang beberapa saat, Inspektur Pak Mody Gumansalangi, setengah berlari menyampaikan kepada petugas bahwa Bupati sudah dalam perjalanan menuju kantor Aula Dinas Inspektorat.  Kreek…kreeek…suara kursi yang dirapikan terdengar berisik.  Semua utusan OPD merapikan posisi duduk.  Benar saja, sekitar 3 menit berselang tampak aspri dan protokoler memberikan kode kepada setiap ASN yang ada, termasuk saya yang berdiri paling depan di pintu aula untuk menyambut Bupati dan Wakil Bupati.

Sosok tegap, berkemeja putih setengah lengan (digulung) dan tentunya bermasker, o ya kaca mata hitam dengan senyum nya yang khas menyapa kami yang berdiri menyambutnya.  Dia Bupati Talaud dr. Elly Engelbert Lasut, ME.  Disampingnya berjalan sosok yang penuh senyum, juga berkemeja putih, bermakser, dia adalah Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Drs. Moktar Arunde Parapaga.

Dalam ruangan tampak tegang, Bupati dengan ekspektasinya menginginkan semua OPD telah siap, yang terlihat dari gestur dan nada suaranya yang serius, dengan sesekali bergurau…”ngoni masih muda-muda harus semangat, energik…ngoni ini yang dibilang millennial, kalu torang colonial” terdengar canda Bupati disambut riuh tawa dari peserta.

Tuntutan vitalisasi teknologi informasi menjadi topik pembicaraan saat itu.  Semua OPD sudah harus siap dengan tampilan website masing-masing.  Tidak puas dengan arahan, Bupati meminta beberapa utusan OPD untuk mempresentasikan tampilan websitenya.  Dari beberapa presentasi yang di tampilkan, yang jadi perhatian ketika kepala Bapelitbang yang justru tampil sebagai presentator di OPD nya.  Tanpa ragu dan penuh percaya diri tampil dan dengan sekali klik…blekedok….tampilan website Bapelitbang terpampang jelas di layar slide.  “Nah…bagini bagus”, terdengar pujian dari Bupati kepulauan Talaud.  Dengan menjadikan webside Bapelitbang sebagai contoh, Bupati masih menyelipkan pesan untuk terus mengembangkan tampilan website agar dapat dengan mudah di akses dan juga menurutnya banyak mendapat kunjungan netizen.

“ngoni blajar bagaimana cara membuat konten-konten agar menarik.  Kita pe muka di website talaudkab.go.id, tidak menarik.  Bagaimana ABG mo melirik (bergurau) kalo kita pe muka sama deng itu”, di sambut dengan riuh tawa peserta.  Sebagai sosok yang melek IT, bupati Talaud yang juga pemilik beberapa medsos yang jumlah pelanggannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu, sedikit menyindir para ASN yang muda, sebagai pemilik jaman milenial untuk terus berbenah mengikuti perkembangan teknologi era sekarang.

Dengan menitipkan ekspektasi yang “dolong” Bupati meninggalkan ruangan dengan penuh senyum, merasa yakin…ASN muda di jajaran Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Talaud mampu menjawab SELERA-nya.

FDL*IKP


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *