PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD HADIRI HIGH LEVEL MEETING TP2DD

Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dilaksanakan bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi penerimaan pajak dan retribusi daerah serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Talaud.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah dan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengelolaan keuangan daerah melalui percepatan digitalisasi.
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah menyampaikan bahwa percepatan dan perluasan digitalisasi daerah merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola keuangan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, digitalisasi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah secara lebih cepat, aman, dan efisien.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud terus mendorong pemanfaatan sistem pembayaran non-tunai melalui berbagai kanal, seperti EDC, internet banking, mobile banking, SMS banking, dan QRIS. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan daerah sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Sedangkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto dalam sambutan mengatakan bahwa HLM merupakan ruang evaluasi pencapaian apa yang kita lakukan dan rencanakan ke depan yang bertujuan mewujudkan digitalisasi untuk peningkatan PAD dan mempermuda masyarakat dalam pembayaran, lebih lanjut bapak Supratikto mengatakan bahwa digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah dan berkontribusi pada pendapatan asli daerah dan diharapkan untuk terus berinovasi kedepannya.