Talaud menerima Penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Keterbukaan Informasi Publik

Jakarta-Talaud, Survei Nielsen Indonesia pada 2022 menunjukkan persentase pemirsa televisi Indonesia  masih mencapai angka 81,1%, angka menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia masih menikmati siaran dan informasi dari televisi, sehingga tercatat pertumbuhan internet yang kian signifikan hingga mencapai 76,7%

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud meraih Penghargaan yang diterima langsung oleh Bupati Kepulauan Talaud Dr. dr. Elly Engelbert Lasut, ME untuk Apresiasi Daerah Peduli Keterbukaan Informasi Publik dari Kompas TV dan diserahkan oleh Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi, S.Sos, M.Si yang bertempat di Golden Ballroom The Sultan Hotel Jakarta (07/09/2023).

Apresiasi tersebut diberikan saat ulang tahun Kompas TV  dihadiri oleh Wakil Presiden Prof. Dr. K. H. Ma’ruf Amin,Mantan Wapres ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla, Wapres ke 10 Boediono,  Meteri Kominfo Budi Arie Setiadi, S.Sos, M.Si, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Menpora Dito Ariotedjo, Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, Menteri PAN&RB Abdullah Answar Anas dan beberapa Menteri serta pejabat lain serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Wakil Presiden berpesan “Pertama, jadikan media penyiaran nasional sebagai corong informasi yang sehat untuk mendukung kemajuan bangsa dan negara, serta kesejahteraan masyarakat dalam kerangka demokrasi,” pintanya.

Kedua, Wapres berpesan agar media penyiaran nasional terus menebarkan gagasan dan informasi yang benar dan akurat. “Lawan hoaks dengan tetap menjaga keterbukaan dan objektivitas sebagai perwujudan fungsi pers yang sehat,” tegasnya.

Ketiga, Wapres meminta media penyiaran nasional untuk terus berinovasi dalam semua aspek. “Dalam era teknologi digital ini, media penyiaran nasional akan menghadapi persaingan yang semakin ketat. Sejalan dengan ini pula, pemerintah akan terus memperhatikan keberlanjutan industri media nasional dalam menghadapi disrupsi digital,” ungkapnya. Lebih jauh, pada kesempatan ini Wapres juga berpesan agar media penyiaran turut mengawal proses dan tahapan Pemilu 2024 melalui pemberian informasi yang valid, segar, dan aktual, sehingga Pemilu 2024 dapat berjalan damai dan demokratis. “Media mesti menjaga keadaban publik dan nalar rasional masyarakat menghadapi tahun politik 2024,” tegasnya